Materi Ekonomi Syariah Tentang Musyarakah, Mudharabah, Musaqah, Muzaraah

Related image

Sebagai umat muslim kita harus mengetahui materi ekonomi syariah, terutama bagi para pebisnis. Dengan kita membaca dan memahami materi ekonomi syariah ini kita bisa mengetahui jalannya perekonomian sesuai islam. Pentingnya materi ekonomi syariah sangatlah besar, karena jika tidak ada ilmu yang kita pelajari maka kita bisa tersesat. Pada artikel ini kita akan membahas materi ekonomi syariah tentang Musyarakah, Mudharabah, Musaqah, Muzaraah.

Musyarakah atau kerja sama merupakan model kontrak keuangan sejak dahulu, yang merupakan tradisi alami dalam kehidupan. Kontrak ini berjalan antara dua orang atau lebih untuk melaksanakan sebuah proyek, baik proyek bisnis, industri maupun pertanian dengan tujuan untuk memperoleh untung bersama. Bentuknya, bisa usaha perseorangan seperti kerjasama Inan atau kerjasama modal saham yang memungkinkan untuk menggabungkan modal dalam jumlah besar guna keperluan mega proyek.

Mudharabah atau muqaradhah, merupakan kerjasama kontribusi modal pada satu pihak dan pengelola pada pihak lain. Atau pemodal (rabbul mal) menyerahkan sejumlah dananya kepada pengelola (mudharib/amil) untuk dikelola. Keuntungan yang diperoleh dibagi pada keduanya, misalnya 50%:50%, atau 40% bagi rabbul mal : 60% buat mudharib.

Muzaraah, adalah akad antara pemilik tanah dengan pembajak. Pembajak akan mengelola tanah, atau sebagian dari tanah tersebut, sedangkan benihnya dari pemilik tanah. Pengelola bekerja di tanah yang dimaksud, lalu menanami sebagian dari tanah. Jenis kontrak seperti ini kolaborasi antara pemilik modal (tanah) dengan pekerja.

Mugharasah, seseorang membayar orang lain yang siap menanamin tanahnya dengan pohon. Hasilnya adalah membagi dua, tanaman yang tumbuh tersebut antara pemilik dan yang menanamin. Hasilnya sangat berguna untuk kebutuhan pembanguunan daerah atau negara. Manfaat lainnya adalah bisa dipergunakan untuk mempercantik daerah, manfaat udara buat kesehatan, tempat berlindung dari panas dll.

Musaqah adalah kerjasama menanam pohon, yang hasilnya akan dibagi dua. Misalnya hasil tanaman yang dipetik, lalu dibagi dua. Pemasok misalnya, adalah pohon berbuah dan pohon anggur dan sejenisnya dari pohon buah. Demikian pula pohon yang tidak berbuah, namun kekuatan kayunya sangat berguna bagi manusia. Selain itu, pohon menjadi pelindung dan sarana investasi.

Related Posts